Deskripsi Masalah
Dewasa ini seringkali kita dapati Al-Qur’an ditulis dengan bahasa latin, baik di media masa atau media cetak. Tentunya Hal itu menjadi sebuah tanda tanya tentang kebolehanya dalam perspektif Fiqh. Karena sesungguhnya berbagai aturan makhraj huruf itu terkandung dalam tulisan Arab, bukan tulisan Latin.
Pertanyaan
Bagaimanakah hukumnya menuliskan teks Al-qur’an dengan teks latin?
Jawaban
Boleh menulis Al-Qur’an dengan Bahasa selain Bahasa Arab. Namun, tidak boleh membaca Al-Qur’an dengan bahasa latin (non Arab).
Referensi :
1.Al-Qalyubi dan Amirah, Hasyiyatâ Qalyubi wa ‘Amîrah, Toha Putra, juz 1, halaman 36
وَيَجُوزُ كِتَابَتُهُ لَا قِرَاءَتُهُ بِغَيْرِ الْعَرَبِيَّةِ، وَلَهَا حُكْمُ الْمُصْحَفِ فِي الْمَسِّ وَالْحَمْلِ .
2).Majmuk, mak syamela, juz 2, hal 71:
وأجمعوا على استحباب كتابة المصحف وتحسين كتابته وتبيينها وإيضاحها وإيضاح الخط دون مشقة وتعليقه ويستحب نقط المصحف وشكله لأنه صيانة له من اللحن والتحريف.




